Serunya Piala Dunia Robot, Ajang Prestasi Indonesia

Jakarta - Jika para atlet pesepak bola punya Piala Dunia 2018 sebagai gelaran terakbar, robot pun tak mau kalah. Mereka juga punya kompetisi dalam gelaran serupa. RoboCup menjadi nama dari program yang dilangsungkan secara tahunan tersebut.

Dalam edisi kali ini, terdapat 35 negara yang ikut serta, dengan melibatkan 5.000 robot dan 4.000 tenaga manusia. Mereka semua berkumpul dan bersaing di Montreal, Kanada, selaku tuan rumah dari RoboCup 2018.

Dari robot-robot tersebut, ada yang ibarat manusia, walau ukurannya terbilang mungil. Lalu, ada juga robot-robot sederhana yang berbentuk kotak dengan roda di bab bawahnya untuk memungkinkannya bergerak.

Lucunya, para robot yang ikut serta dalam RoboCup 2018 ini tidak sehebat pesepak bola di Piala Dunia. Mereka tidak sanggup berlari, melompat, dan kadang terjatuh sesudah menendang bola.

Selain berbeda dari sisi pesertanya dengan Piala Dunia 2018 di Rusia, RoboCup ternyata menjadi 'pelarian' bagi Indonesia yang tak pernah ikut gelaran empat tahunan tersebut semenjak 1938, itu pun namanya masih Hindia Belanda. Adalah dua perguruan tinggi tinggi dalam negeri, yaitu Institut Sepuluh November Surabaya (ITS) dan Politeknik Negeri Batam, yang berhasil menorehkan tinta emas dalam ajang tersebut.


ITS, melalui tim berjulukan Ichiro, berhasil meraih empat penghargaan sekaligus. Deretan prestasi tersebut yaitu Juara Pertama Sepak bola Robot Kategori Teen Size, Juara Kedua Technical Challenge Kategori Teen Size, Juara Kedua Drop-In Challenge Kategori Teen Size, dan Juara Ketiga Best Humanoid Robot Soccer.

Sedangkan Politeknik Negeri Batam, lewat timnya yang berjulukan Barelang FC, sukses merengkuh Juara Ketiga Sepak Bola Robot Kategori Kid Size. Kegembiraan kedua tim itu tampak dari sejumlah unggahan di media umum berikut ini:





Jika melihat situs resmi dari RoboCup 2018, negara-negara mirip Jerman, Belanda, Iran, dan China merupakan nama-nama yang cukup banyak memperoleh titel juara di sana. Di samping Indonesia, Thailand menjadi negara asal Asia Tenggara lain yang berhasil merengkuh gelar juara di kompetisi tersebut.

RoboCup 2018 sendiri merupakan gelaran yang ke-22, semenjak pertama kali diselenggarakan pada 1996 silam. Momen perdana dari piala dunia robot ini juga sekaligus menunjukan berdirinya RoboCup Federation selaku penyelenggara ajang tersebut.


Sumber detik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Depan Bupati, Jokowi: Jikalau Terjebak Rutinitas Kita Ditinggal

Pembuat Keju Rusia Ini Yakin Keju Buatannya Jadi Diam-Diam Kemenangan Prancis Di Piala Dunia