Tni Selidiki Penganiayaan Wartawan Media Online Di Jember
Oryza ketika dalam perawatan (Foto: Yakub Mulyono)Malang -Divisi Infanteri 2 Kostrad turun untuk menyelidiki kasus pengeroyokan yang dialami wartawan media online, Oryza A. Wirawan. Kekerasan terjadi ketika Oryza mengambil foto sejumlah pemain Dharaka Sindo yang memprotes wasit dalam pertandingan Persid Jember menjamu Dharaka Sindo di stadion Jember Sport Garden.
"Terkait kejadian pemukulan terhadap rekan Oryza Ardiansyah Wirawan, ketika ini kami masih mendalami dugaan adanya keterlibatan oknum anggota," ungkap Kepala Penerangan Divisi 2 Kostrad Mayor Inf Bonny Vidri pada wartawan, Kamis (5/7/2018).
Divisi Infanteri yang bermarkas di Singosari, Kabupaten Malang, ini akan bergerak dengan menerjunkan tim khusus selama proses investigasi. Fokusnya ialah terhadap adanya dugaan keterlibatan anggota Tentara Nasional Indonesia dalam kasus penggeroyokan terhadap Oryza.
"Tim pemeriksaan yang terdiri dari Sintel Divif 2 Kostrad, Pom Divif 2 Kostrad, dan kepolisian, bekerja untuk menyelidiki kasus tersebut," sambung Bonny.
Bonny menyampaikan Dharaka Sindo bukan merupakan klub sepakbola milik atau mewakili Kostrad. Namun, memang ada sejumlah pemain yang tergabung berstatus anggota TNI.
"Bukan, itu bukan klub sepak bola Kostrad dan tidak mewakili satuan. Namun ada enam orang anggota kami ikut tergabung menjadi pemain Dharaka Sindo," tandas Bonny.
Seorang wartawan media online, Oryza A. Wirawan, dikeroyok suporter dan pemain Dharaka Sindo ketika meliput pertandingan Persid Jember vs Dharaka Sindo di stadion Jember Sport Garden. Pengeroyokan terjadi ketika Oryza mengambil foto sejumlah pemain Dharaka Sindo yang memprotes wasit.
Dharaka Sindo merupakan hasil merger dua klub sepak bola dari Dharaka milik Tentara Nasional Indonesia dan Samudra Indonesia (Sindo). Dharaka Sindo mengikuti Liga 3 PSSI bersama Persid Jember. Dalam pertandingan kemarin sore, Dharaka Sindo vs Persid Jember berakhir 1-1.
Sumber detik.com
Komentar
Posting Komentar